Senin, 02 Januari 2017

Postingan pertama

Perkenalkan... namaku Julaiman pendatang baru di Blogger setelah sangat lama vakum menulis postinganan di blog
Kesibukan didunia nyata memang tidak bisa kita mengatakanya, sehingga waktu untuk menulis pun sedikit.
Tapi saya akan berusaha. Untuk menyempatkan diri meramaikan dunia blogging.
Salam...

Minggu, 01 Januari 2017

Makna Sabar

Sabar itu ialah dimana kita merasakan ujian/tantangan/konflik yang terjadi setiap saat didalam kehidupan manusia. Terkadang orang merasa tidak tahan atas apa yang telah terjadi dalam kehidupanya . Ada yang emosi ada yang tak sanggup hingga rela mengorbankan nyawanya sendiri sehingga apa yang telah dilakukan itu membawanya pada penyesalan yang begitu besar karna harus bertanggung jawab dihadapan Allah dengan keadaan tercela.

Sabar itu bukanlah dimana kita mengungkapkan dengan kata kata sahaja.. sabar itu ialah kita rela menerima segala perkara baik maupun buruk yang  diberikan Tuhan.
Sejatinya apa yabg kita anggap baik itu belum tentu baik disisi Allah malah terkadang apa yang kita anggap jelek justru itulah hal terbaik buat kita. Manusia itu adalah mahluk Allah yang lemah walaupun mempunyai Akal tapi akal itu sifatnya terbatas .. akal itu tidak selamanya sanggup mengungkap kebesaran dan keaggungan ilmu Nya.

Contohnya bila dilogika kan segala bentuk perang itu tidak baik karena akan menimbulkan korban jiwa. Tapi Allah menjelaskan dalam kitab Nya agar berperang . Ini hanya contoh kecil saja dan masih banyak lagi apa apa yang akal manusia itu tak mampu menjangkau ilmu Allah.

Kembali lagi dalam konteks sabar.
Sabar ... apakah ada batasnya ?? Bila kita jabarkan dan kaitkan ddngan kisah nabi Ayyub As yang diuji dengan penyakit bertahun tahun. Apakah beliau pernah mengeluh..?? Tidak. Justeru iman dan ketakwaanya semakin kuat. Kisah teladan ini mengajarkan kepada kita bahwa cobaan itu tidak selamnya akan menghampiri kita. Karena Tuhan tidak akan membebebankan suatu cobaan melainkan dengan kesanggupan manusia.

Allah Maha Tau akan keadaan hamba hambanya. Dia Maha Penyayang tidak mungkin Allah membebankan cobaan yang melampaui batas. Kecuali bagi manusia manusia yang sudah keterlaluan dan sudah keluar batas Allah pun akan murka dengan segala keagungan Nya.

Menjadi insan yang berkualitas dihadapan Allah bukanlah perkara yang mudah. Tantangan yang paling besar ialah melawan hawa nafsu lewat hawa nafsu syaitan mempunyai cara cara yang taktis untuk membisikan kesesatan demi kesesatan melalui hawa nafsu manusia. sehingga tidak jarang manusia itu seringkali melakukan khilaf ataupun dosa.

Insan yang mulia ialah insan yang sukses menahan hawa nafsunya..
Insan yang mulia ialah dimana dia mampu bersabar menahan godaan sekecil apapun. Bila godaan kecil saja andainya tidak dapat kita tahan bagaimana kita mebghadapi godaan yang besar ?? Tentunya akan rapuh.

Banyak orang bilang dengan lidah yang gampang mengucapkan kata sabar. Tapi berbanding terbalik dengan hatinya. Penilaian rasa sabar itu hanya kita dan Allah saja yang tau jadi bukan dengan ucapan saja yang gampang diungkapkan.

Inilah hidup.. mesti kita jalani hingga kita mati.
Jadikanlah indah dan hiasilah hidup ini ddngan optimisme dan sikap husnuzan tedhadap Sang Khalik. InsyaAllah Tuhan akan beri jalan yang mudah apabila kita tetap istiqamah dalam kesabaran.

Sabar sabar dan sabar..
Ingatlah surah Al asr ayat terakhir "watawa showbil haq watawa
showbis sobr"

Rabu, 21 Desember 2016

Mensyukuri nikmat Allah

Setiap saat manusi selalu merasakan nikmat salah satu nikmat Allah yang diberikan kepada Manusia ialah bisa bernafas. Bayangkan apabila Allah mencabut nikmaat tersebut sudah pasti manusia tidak akan pernah bisaa menikmati indahnya hidup didunia.

Nikmat Allah begitu besar, sehingga bagaimana pin cara manusia untuk menghitung pemberian Allah manusia tidak akan sanggup menghitungnya

"dan apabila engkau menghitung nikmat Ku niscaya engkah tak kan sanggup menghitungnya" (Qs:ibrahim 34)

Tetapi kebanyakan dari manusia itu lupa bahwa setiap usaha manusia itu Allah lah yang memberikan kekuatan pada mereka, Allah lah yang memberikan mereka kesehatan, Allah lah yangemberikan keberuntungan kepada mereka. Inilah manusia yg tidak sadar mereka sering meng klaim bahwa usaha mereka ialah karna hasil mereka murni. Ini anggapan yang sangat sangat salah dan merupakan suatu kesombongan.

Di dalam Al Quran sudah diterangkan untuk manusia yang pandai mensyukuri nikmat Allah, Allah akan memberikan apresiasi dengan menambah kan nikmat Nya namun apabila sebaliknya manusia hanya mengingkari, tentunya azab Allah itu sangat dekat.

Allah tidak memerlukan sesuatu apapun dari mahklunya, Allah Maha Kaya. Allah hanya ingin menguji hamba-hamba Nya . apakah setelah diberikan nikmat mereka akan ingat atau kah akan berpaling.