Kesibukan didunia nyata memang tidak bisa kita mengatakanya, sehingga waktu untuk menulis pun sedikit.
Tapi saya akan berusaha. Untuk menyempatkan diri meramaikan dunia blogging.
Sabar itu ialah dimana kita merasakan ujian/tantangan/konflik yang terjadi setiap saat didalam kehidupan manusia. Terkadang orang merasa tidak tahan atas apa yang telah terjadi dalam kehidupanya . Ada yang emosi ada yang tak sanggup hingga rela mengorbankan nyawanya sendiri sehingga apa yang telah dilakukan itu membawanya pada penyesalan yang begitu besar karna harus bertanggung jawab dihadapan Allah dengan keadaan tercela.
Sabar itu bukanlah dimana kita mengungkapkan dengan kata kata sahaja.. sabar itu ialah kita rela menerima segala perkara baik maupun buruk yang diberikan Tuhan.
Sejatinya apa yabg kita anggap baik itu belum tentu baik disisi Allah malah terkadang apa yang kita anggap jelek justru itulah hal terbaik buat kita. Manusia itu adalah mahluk Allah yang lemah walaupun mempunyai Akal tapi akal itu sifatnya terbatas .. akal itu tidak selamanya sanggup mengungkap kebesaran dan keaggungan ilmu Nya.
Contohnya bila dilogika kan segala bentuk perang itu tidak baik karena akan menimbulkan korban jiwa. Tapi Allah menjelaskan dalam kitab Nya agar berperang . Ini hanya contoh kecil saja dan masih banyak lagi apa apa yang akal manusia itu tak mampu menjangkau ilmu Allah.
Kembali lagi dalam konteks sabar.
Sabar ... apakah ada batasnya ?? Bila kita jabarkan dan kaitkan ddngan kisah nabi Ayyub As yang diuji dengan penyakit bertahun tahun. Apakah beliau pernah mengeluh..?? Tidak. Justeru iman dan ketakwaanya semakin kuat. Kisah teladan ini mengajarkan kepada kita bahwa cobaan itu tidak selamnya akan menghampiri kita. Karena Tuhan tidak akan membebebankan suatu cobaan melainkan dengan kesanggupan manusia.
Allah Maha Tau akan keadaan hamba hambanya. Dia Maha Penyayang tidak mungkin Allah membebankan cobaan yang melampaui batas. Kecuali bagi manusia manusia yang sudah keterlaluan dan sudah keluar batas Allah pun akan murka dengan segala keagungan Nya.
Menjadi insan yang berkualitas dihadapan Allah bukanlah perkara yang mudah. Tantangan yang paling besar ialah melawan hawa nafsu lewat hawa nafsu syaitan mempunyai cara cara yang taktis untuk membisikan kesesatan demi kesesatan melalui hawa nafsu manusia. sehingga tidak jarang manusia itu seringkali melakukan khilaf ataupun dosa.
Insan yang mulia ialah insan yang sukses menahan hawa nafsunya..
Insan yang mulia ialah dimana dia mampu bersabar menahan godaan sekecil apapun. Bila godaan kecil saja andainya tidak dapat kita tahan bagaimana kita mebghadapi godaan yang besar ?? Tentunya akan rapuh.
Banyak orang bilang dengan lidah yang gampang mengucapkan kata sabar. Tapi berbanding terbalik dengan hatinya. Penilaian rasa sabar itu hanya kita dan Allah saja yang tau jadi bukan dengan ucapan saja yang gampang diungkapkan.
Inilah hidup.. mesti kita jalani hingga kita mati.
Jadikanlah indah dan hiasilah hidup ini ddngan optimisme dan sikap husnuzan tedhadap Sang Khalik. InsyaAllah Tuhan akan beri jalan yang mudah apabila kita tetap istiqamah dalam kesabaran.
Sabar sabar dan sabar..
Ingatlah surah Al asr ayat terakhir "watawa showbil haq watawa
showbis sobr"